1

var friendProfiles = {}; var blog; function goToCanvas() { var view = gadgets.views.getSupportedViews()['canvas']; gadgets.views.requestNavigateTo(view); } /** * This method is called after your friend data is loaded. It parses the friend data and * saves the profile ids of your friends, then fetches the blog data. */ function onLoadFriends(data) { if (data.responseItems_.viewerFriends.data_ == null) { document.getElementById("output").style.textAlign = "center"; if (gadgets.views.getCurrentView().getName() == "canvas") { document.getElementById("output").innerHTML = 'Sign in using the link above'; } else { document.getElementById("output").innerHTML = 'Sign in to Friend Connect!'; } return; } var friends = data.responseItems_.viewerFriends.data_.array_; for (var i = 0; i < friends.length; i++) { var id = friends[i].fields_.id; friendProfiles[id] = "true"; } // Get the feed data blog = new google.Blog(function() { // This callback is run as part of the constructor of google.Blog to signify // that everything was initialized. Once the constructor has // completed and then call getCommentsJson blog.getCommentsJson(onLoadFeed); }, window.name); } /** * This method parses the feed data that was returned by the call to fetch the blog data. */ function onLoadFeed(data) { var list = document.getElementById("output"); if (!data.data) { list.innerHTML = "An error occured fetching the feed data"; } data = data.data; if (!data.feed.entry || data.feed.entry.length == 0) { list.innerHTML = "No comments on this blog!"; } for (var i = 0; i < data.feed.entry.length; i++) { var entry = data.feed.entry[i]; var dt = document.createElement("DT"); dt.style.paddingTop = "10px"; var dd = document.createElement("div"); var href; for (var j = 0; j < entry.link.length; ++j) { if (entry.link[j].rel == "alternate") { href = entry.link[j].href.replace(/#/, "#comment-"); } } var a = document.createElement("A"); a.style.color = linkColor; a.setAttribute("href", href); a.appendChild(document.createTextNode(entry.author[0].name.$t + " wrote...")); dt.appendChild(a); dd.appendChild(document.createTextNode(entry.content.$t)); list.appendChild(dt); list.appendChild(dd); // extendedProperty is Blogger's extension to ATOM 1.0 that contains the // OpenSocial user id of the author if the author is a public follower // of the blog. This field will not be present if the author is not a // public follower of the blog. var extendedProperty = entry.author[0].gd$extendedProperty; if (extendedProperty && extendedProperty.name == "OpenSocialUserId") { if (friendProfiles[extendedProperty.value]) { dt.style.backgroundColor = "yellow"; dd.style.backgroundColor = "yellow"; } } } } var linkColor; var textColor; var backgroundColor; function initData() { textColor = gadgets.skins.getProperty('CONTENT_TEXT_COLOR'); document.getElementById("output").style.color = textColor; linkColor = gadgets.skins.getProperty('CONTENT_LINK_COLOR'); document.getElementById("canvas-link").style.color = linkColor; backgroundColor = gadgets.skins.getProperty('CONTENT_BG_COLOR'); document.body.style.backgroundColor = backgroundColor; // Show canvas mode link if appropriate if (gadgets.views.getCurrentView().getName() != "canvas") { document.getElementById("canvas-link-container").style.display = "block"; } var req = opensocial.newDataRequest(); req.add(req.newFetchPersonRequest('VIEWER'), 'viewer'); req.add(req.newFetchPeopleRequest('VIEWER_FRIENDS', {}), 'viewerFriends'); req.send(onLoadFriends); } gadgets.util.registerOnLoadHandler(initData);
]]>

Senin, 29 Februari 2016

Pariwisata Di lampung


Pariwisata Di lampung

 Provinsi Lampung merupakan pintu gerbang dari pulau Jawa menuju Sumatera. Tak heran di sana terdapat berbagai macam suku dan budaya. Dari segi pariwisatanya tidak banyak orang yang tau akan keindahan Provinsi Lampung ini. Mungkin yang paling sering didengar adalah Taman Nasional Way Kambas.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjH7UL9D5BDFUSO9wnb1G_NtwTmrHlaLplWeOLO8Tlf18unnWDKsfTuHXfcwPqr_Ld9gyumyPDbusmjoS8bQgy3VPciHD3_NdHBkwN-wmTzTSZktdZ240KjQs0VeM5MAPm-jr1MEjlqvG9q/s1600/menara-siger-lampung.jpg

Lampung juga di juluki "The Hidden Paradise" atau Surga yang tersembunyi, karena banyak potensi wisata Lampung yang begitu indah dan menakjubkan yang belum begitu terekspos keluar. Provinsi ini juga sangat kaya akan keindahan pantainya sebab dikelilingi oleh lautan serta berbatasan langsung dengan Selat Sunda dan Laut Jawa.

Selain wisata pantai, di Lampung juga banyak terdapat wisata pegunungan, wisata danau, wisata budaya, wisata sejarah dan wisata rekreasi lainnya. Bagi anda yang ingin berkunjung ke Lampung, sempatkanlah untuk menjelajahi wisata-wisata yang ada di sana. Kami akan memberikan rekomendasi tempat-tempat wisata di Lampung yang paling Populer. Penasaran, wisata apa saja yang paling favorit?

Berikut Tempat Wisata Menarik dan Terfavorit di Lampung :

 1. Taman wisata Lembah Hijau Lampung

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcZ_IzgVH7yeh241TS1JpGhfVxmAzVjWQfKcADtkzQJWBZfGX2_Wj01TpxGEZJS8Q5wW1QEjQHCoO2frz2n1_Im8vm6mS4Iwhz51bguWC7GQ9xgphKh6X1cMmQfT93knMpwkgnAHVqV4B8/s1600/Taman+wisata+Lembah+Hijau+Lampung+(2).jpg 

Taman wisata Lembah Hijau berlokasi di JI. Radin Imba Kesuma Ratu, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar lampung, Provinsi Lampung, Indonesia.

Taman wisata Lembah Hijau merupakan perpaduan sebuah Taman Rekreasi pegunungan & area satwa yang menempati suatu area perbukitan. Di kawasan tersebut terdapat lembah serta sebuah sungai kecil berarus deras yang membelah kawasan wisata itu.

Ditambah berbagai fasilitas penunjang wisata di Lembah Hijau yang sangat lengkap, bervariasi seperti naik kuda, onta, rute jogging, tempat santai keluarga, kano, menjadikan wisatawan semakin asik & betah menikmati musim liburan. "Keberadaan Lembah Hijau tersebut menjadi destinasi alternatif di Lampung, khususnya bagi wisata keluarga yang umumnya datang dari luar daerah".

Berbagai fasilitas mulai koleksi satwa-satwa sekaligus penangkarannya, bahkan hutan lindung & catchment area sehingga kawasan tersebut berkonsep cagar alam, adat, budaya, serta objek wisata, yang komposisinya 80% areal alami terbuka dan 20% bangunan.

Selain itu, Lembah Hijau hadir dengan konsep wisata terpadu. Dalam satu area ini, wisatawan dapat merasakan beragam fasilitas yang menyenangkan, edukatif, & refreshing. Di mana, tersedia kolam renang water boom dengan tower spiral setinggi 13 meter, panjang 60 meter, & kolam torpedo 8 meter.

Water boom tersebut satu-satunya dilengkapi dengan water splash. nggak cuma itu, Taman Wisata Lembah Hijau juga dilengkapi dengan outdoor activity buat yang hobi outbond, baik buat orang dewasa maupun anak-anak, serta restoran & cottage.

Disana juga dilengkapi taman tanaman & fauna. tersebut dapat dijadikan selaku wahana pembelajaran anak dalam menggali varian varian satwa & tumbuhan. Ada juga kebun herbal yang dilengkapi dengan pondok herbal.

Lembah Hijau yang seluas 30 hektar, & baru 10 hektar yang telah dimanfaatkan akan terus berbenah dengan membangun berbagai fasilitas yang sangat dibutuhkan wisatawan. Dengan tujuan supaya wisatawan nggak merasa jenuh berwisata di Lembah Hijau ini. Fasilitas tambahan yang sekarang sudah ada antara lain, paintball and airsoft gun area, racing games, juga rumah pohon bagi wisatawan yang ingin menginap. 

Foto Taman Wisata Lembah Hijau

 

2. Taman Nasional Way Kambas, Lampung

https://vandanuplw.files.wordpress.com/2014/03/pintu-masuk-taman-nasional-way-kambas-lampung.jpg 

Taman Nasional Way Kambas yaitu taman nasional perlindungan gajah yang terletak di daerah Lampung tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Provinsi Lampung. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang hidup di kawasan tersebut semakin berkurang jumlahnya.

Taman Nasional Way Kambas berdiri pada tahun 1985 merupakan sekolah gajah pertama di Indonesia. Dengan nama awal Pusat Latihan Gajah (PLG) namun semenjak beberapa tahun terakhir namanya berubah menjadi Pusat Konservasi Gajah (PKG) yang diharapkan mampu menjadi pusat konservasi gajah dalam penjinakan, pelatihan, perkembangbiakan & konservasi.

Hingga kini PKG tersebut telah melatih kisaran 300 ekor gajah yang setelah disebar ke seluruh penjuru Tanah Air. Di Way Kambas juga tedapat International Rhino Foundation yang bertugas menjaga spesies badak supaya nggak terancam punah.

Koleksi Foto Taman Nasional Way Kambas, Lampung
 


3. Wisata Lumbok Ranau, Lampung Barat 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuXrYN5SW7b0dpXLLlsek46utjEwZmV-ig2wmL26AF2aBWbmeYe62HkmytTLoJ7UBgcurogJSMY2obJeCYNxake1wHEQiGiSdgskUF6ZyjN01O9XUDfIJpzfbd_dcaQWHXquMff9fvvVz3/s1600/Wisata-Lumbok-Ranau-Lampung-Barat+(4).jpg

 Wisata Lumbok Ranau atau Lumbok Resort adalah salah satu wisata yang berada di desa Lumbok, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

Wisata Lumbok Ranau menyajikan keindahan alam berupa danau ranau dan gunung seminung yang berada di tengah danau tersebut. Mungkin sebagian orang belum begitu mengenal danau Ranau, tetapi yang perlu diketahui adalah Danau Ranau merupakan danau terbesar kedua di Sumatera.

Danau Ranau terletak di perbatasan antara Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung dan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.

Suasana sejuk dan dingin dapat anda rasakan bila berada disana serta hutan dan pepohonan yang serba hijau layaknya suasana pedesaan, dapat membuat anda merasakan kenyamanan serta menghilangkan penat.



Koleksi Foto Wisata Lumbok Resort


 
4. Bendungan Batu Tegi Tanggamus  

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgdcqH3s7OwWe52p0z0UhBt8y6NpLcQx0Az0Zd5dfDZQEsmTUFFDNByrbWaptCwNtCFQP3SlDUJmcNqipu4txJGo6SHy_kVw6OyIRUn15yuhOu9wyMDD98qaTk9Gmm58tNrP90wZus-r1kf/s1600/Bendungan-Batu-Tegi-Tanggamus-Lampung+(5).jpg 

 Bendungan Batu Tegi berlokasi di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Indonesia. kisaran 4 jam perjalanan dr Pelabuhan Bakauheni atau 1 jam dari Kota Bandar Lampung.

Bendungan tersebut diresmikan oleh mantan Presiden RI yaitu, Megawati Soekarno Putri, pada tanggal 8 Maret 2004. Bendungan tersebut mempunyai volume normal 687,767 juta m3, serta luas genangan air seluas 16 km2

Bendungan Batutegi dibangun pada sungai sekampung Kurang lebih 65 Km sebelah hulu bendung Argoguruh atau kisaran 90Km sebelah Barat Daya Kota Bandar Lampung.

Sumber Dana buat pelaksanaan pembangunan waduk atau Bendungan Batutegi berasal dari dana APBN & LOAN OECF. Pelaksanaan proyek terdiri dari: Study Kelayakan pada tahun 1978,Detail Desain diselesaikan pada tahun 1983. Pekerjaan Riview design & supervisi Pelaksanaan dimulai bulan pebruari 1994 & pelaksanaan pekerjaan terowongan dimulai Tahun 1995. Pelaksanaan pekerjaan Bendungan dimulai pada tahun 1996 & selesai tahun 2000.

Selain berfungsi untuk pembangkit listrik, bendungan tersebut juga menjadi penyedia bahan baku air minum buat Kota Bandar Lampung, Metro, & daerah Beranti di Kabupaten Lampung Selatan. Yang menariknya lagi, di Bendungan Batutegi berdiri Monumen 13. Monumen tersebut dibuat agar mengenang 13 korban jiwa saat pembangunan bendungan tersebut. Di monumen tersebut, juga dicantumkan 13 nama korban jiwa tersebut.

Tujuan Dan Manfaat Bendungan Batutegi :
1. Peningkatan areal persawahan.

2. PLTA.

3. Penyediaan air baku untuk air minum.

4. Pengendalian Banjir, Parawisata, Perikanan dan lain-lain

DATA BENDUNGAN
- Tipe Bendungan : Timbunan Batu Dgn Inti Tanah Kedap Air.

- Panjang Puncak Bendungan : 690.00 m

- Elevasi Puncak Bendungan : + 283.00 m

- Lebar Puncak Bendungan : 12.00 m

- Tinggi Max. diatas dasar sungai : 120.00 m

- Volume timbunan : 9 x 106 m3

- Tipe Bangunan Pelimpah : Pelimpah Bebas ( Tanpa Pintu ) dengan Terowongan

- Tipe Terowongan Pengelak : Penampang Lingkaran Berlapis beton bertulang

- Tipe Intake : Pengambilan Miring

- Jenis Katup irigasi : Kerucut Tetap (fixed cone) (baca lebih sedikit)
Foto Bendungan Batu Tegi Tanggamus
 


5. Bendungan Way Rarem, Lampung
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEita1_ReujFWYWnT1mG6OSKY3PgCEy_1uex1ioQAKUnhLl5OHii_0O9iXnvI5M-nhhD1vsozxcXPdg0OgwNzk5JIa9riNrT9TepYURD1JCFBFxX8_eBWijfJZqksuvCO5Hil_H7uosfsZSp/s1600/IMG_1895.JPG 


Bendungan Way Rarem terletak di desa Pekurun, kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

Untuk menuju lokasi objek wisata Bendungan Way Rarem ini, dengan menempuh perjalanan yang berjarak sekitar 36 km dari Kotabumi (ibukota kabupaten Lampung Utara), atau sekitar 113 km dari Ibukota Provinsi Bandar Lampung.

Objek wisata Bendungan Way Rarem memiliki luas 49,2 ha, tinggi bendungan 59 m dan kedalaman air 32 km. Di samping untuk objek wisata, Bendungan Way Rarem juga berguna untuk irigasi yang dapat mengairi lahan seluas 22.000 ha, yang mencakup kecamatan Abung Timur, Tulang Bawah Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Kotabumi. Di sini hidup beberapa spesies ikan hias air tawar seperti ikan Sumatera, dan lain-lain.

Koleksi Foto Objek Wisata Way Rarem


6. Wisata Anak Gunung Krakatau, Lampung

Krakatau adalah sebuah warisan alam yang luar biasa yang membentuk sebuah kepulauan di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatera. Secara administratif, Krakatau terletak di dalam kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, provinsi Lampung.
Menurut sejarah, pada tahun 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau (27 Agustus 1883), muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau (Kepulauan Krakatau) dari kawasan kaldera purba tersebut yang masih aktif dan terus bertambah tingginya. Kecepatan pertumbuhan tingginya sekitar 20 inci per bulan. Setiap tahun ia menjadi lebih tinggi sekitar 20 kaki dan lebih lebar 40 kaki. Catatan lain menyebutkan penambahan tinggi sekitar 4 cm per tahun dan jika dihitung, maka dalam waktu 25 tahun penambahan tinggi anak Rakata mencapai 7.500 inci atau 500 kaki lebih tinggi dari 25 tahun sebelumnya. Penyebab tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu. Saat ini ketinggian Anak Krakatau mencapai sekitar 230 meter di atas permukaan laut, sementara Gunung Krakatau sebelumnya memiliki tinggi 813 meter dari permukaan laut.

Anak Gunung Krakatau dan Kepulauan Krakatau saat ini dianggap sebagai laboratorium alam raksasa, meliputi lahan seluas 13.735,10 hektar, terdiri dari 11,200 hektar laut, dan 2.535,10 hektar darat.

Kepulauan Krakatau memiliki lahan geologi, biologi dan vulkanologi yang penting untuk penelitian. Bagi wisatawan, pemandangan dan aktivitas vilkanik yang luar biasa dari pulau-pulau yang ada adalahtempat yang layak untuk dijelajahi.

Berjalan kaki di gunung api yang masih aktif ini pasti menjadi salah satu sensasi tersendiri. Anda dapat menyaksikan Anak Gunung Krakatau yang secara alami yang terbentuk tahun 1927 ini masih sering mengeluarkan lava dan material lain yang terus bertambah setiap tahunnya.

Dalam pendakian, para wisatawan hanya akan dapat mendaki gunung anak krakatau sampai dengan ketinggian sekitar 200 meter yang dapat ditempuh selama 30-45 menit sampai pos terakhir pendakian. Saat ada pengunjung, biasanya akan didamping petugas dari KSDA Lampung yang ditugaskan selama seminggu secara bergantian di Kawasan Anak Krakatau.

Lingkungan laut di sekitar pulau ini juga menawarkan daya tarik tersendiri karena memiliki tidak kurang dari 50 spesiesikan dan terumbu karangnya yang belum terjamah.

Kepulauan sekitar Krakatau sempat dinyatakan pemerintah Hindia Belanda sebagai Cagar alam sejak 1919 dengan luas area 2.405,10 hektar. Kepulauan Krakatau kemudian dimasukkan ke Taman Nasional Ujung Kulon tahun 1984. Tahun 1990, Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan memindahkan Cagar Alam Kepulauan Krakatau ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau Kantor Konservasi Sumber Daya Alam Lampung. Hal ini bertujuan untuk melindungi dan mempertahankan integritas kawasan ini sebagai sebuah kawasan konservasi yang penting bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Pada tahun 1991, UNESCO mengakui Taman Nasional Ujung Kulon dan Cagar Alam Kepulauan Krakatau sebagai Warisan Alam Dunia.
Wisata Kepulauan Krakatau
Anda juga dapat menjelajahi wisata di sekitar krakatau seperti koleksi unik flora yang terdiri dari 206 jenis jamur, 13 jenis lichenes, 61 tumbuhan paku, dan sekitar 257 jenis spermatophyta. Anda juga bias menemukan beberapa hewan mendiami dataran pulau-pulau vulkanik termasuk ular, kadal, penyu laut, kelelawar, dan lain-lain.

Berikut adalah kegiatan lain yang dapat Anda lakukan di sekitar kompleks cagar alam ini:

Wisata Pulau Sertung
, di sini selain mengagumi pemandangan yang menakjubkan, Anda dapat berenang, menyelam, dan berselancar.

Wisata Rakata, Anda dapat melakukan aktivitas panjat dinding sebagai tambahan variasi kegiatan.
Panjang, berlokasi di barat daya pulau dimana Anda dapat menemukan sebuah terumbu karang yang masih alami bersama dengan koleksi indah ikan dan kehidupan laut lainnya.

Wisata Anak Krakatau, daya tarik utama dari seluruh cagar alam ini adalah Anak Krakatau. Menawarkan sensasi tersendiri bagi ilmuwan dan wisatawan. Selain penelitian ilmiah dan pengamatan, Anda juga bias menginjakkan kaki di daerah tersebut dan merasakan pasir vulkanik panas.
Koleksi Foto Wisata Krakatau

 
 7. Menara Siger Lampung


Menara Siger adalah menara yang berada di titik nol Sumatra di selatan. Menara siger menjadi ikon dan juga landmark provinsi Lampung, bangunan tersebut diambil dari ciri khas adat budaya Lampung yaitu tutup kepala pada pakaian adat wanita suku Lampung.

Bangunan tersebut adalah merupakan karya dari arsitek asli Lampung, Ir. Hi. Anshori Djausal M.T. Pembangunan menara ini dimulai dari tahun 2005 yang menghabiskan biaya sekitar Rp15 miliar. Menara Siger diresmikan pada tanggal 30 April 2008 oleh Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P.

Menara Siger dibangun di atas bukit disebelah barat Pelabuhan Bakauheni, dan terlihat cantik bila pengunjung yg datang dari merak sudah mendekati pelabuhan Bakauheni. Bangunan tersebut dilengkapi dengan sarana informasi mengenai peta wisata seluruh kabupaten/kota se-Lampung.

Secara fisik, Menara Siger dibangun dengan memperhatikan ciri khas Lampung. Di sekitar tugu dibangun ruang-ruang yang menampilkan budaya Lampung serta sarana-prasarana pariwisata. Sebagai tugu di ujung Pulau Sumatera, Menara Siger dilengkapi dengan tulisan penanda Titik Nol Pulau Sumatera. Menara Siger dengan warna emas itu dilengkapi ruangan tempat wisatawan melihat Pelabuhan Bakauheni serta keindahan panorama laut dan alam sekitarnya.

Menara Siger juga merupakan salah satu tempat wisata menarik di Lampung yang sangat disayangkan bila tidak mengunjunginya. Di tempat tersebut menawarkan berbagai keindahan laut dan pemandanganlainnya yang bisa kita lihat dari ketinggian. Tidak jarang para fotografer yang mendatanginya dan lokasinya yang indah sangat cocok buat anda yang ingin foto prewedding.
Foto-foto Menara Siger Lampung


8. Museum Lampung, Melihat Sejarah Lampung
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixxUDo-H1inWyr4l0VcP3PbJeBBAca6WUPeNd_GnlLIHX57tMVCqqpdzYQojT_waiilQfK-7uNOEYOYIOfDEZlYP7F7RA30y-OnHAUj2kAdOFo9oquPX0XD3i2GssCmIgJW2-B4q37lZwD/s1600/Museum-Lampung-+(1).jpg 

Museum Lampung adalah salah satu  museum yang berada di Lampung. Museum ini berlokasi di Jl. Zainal Arifin Pagar Alam No. 64, Gedung Meneng, Bandar Lampung. Letak museum ini sangat strategis karena tidak jauh dari pusat kota Bandar Lampung, yakni hanya 15 menit perjalanan.

Museum Lampung mulai diresmikan pada 24 September 1988 yang diresmikan oleh Mendikbud yang masih dijabat oleh Prof. Dr. Fuad Hasan. Peresmian museum tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Aksara Internasional yang dipusatkan di PKOR Way Halim.

Benda-benda yang ada di dalam museum meliputi koleksi benda budaya yang mewakili dua kelompok adat yang dominan di Lampung, yakni adat Sai Batin (Pesisir) dan adat Pepadun. Kedua kelompok adat ini masing-masing memiliki kekhasan dalam hal ritual adat dan perangkat atau aksesori adat, seperti kain tradisional khas Lampung, kain tapis. Rangkaian ritual kedua kelompok adat masing-masing ditampilkan berurutan, mulai dari ritual kelahiran, asah gigi menjelang dewasa, pernikahan, hingga ritual kematian.

Selain itu, Museum Lampung juga memiliki koleksi benda-benda bersejarah seperti peninggalan masa Kerajaan Sriwijaya berupa naskah kuno di atas daun lontar, arca, baju besi pengawal kerajaan, pakaian adat berusia puluhan tahun, keramik, perhiasan kuno, dan uang benggol. Dan juga beberapa peninggalan Radin Inten yang merupakan pahlawan Lampung dan keturunannya, seperti senjata dan lainnya.

Foto-foto di Museum Lampung

    
 9. Teluk Kiluan Lampung

Pantai Kiluan atau Teluk Kiluan merupakan Wisata Lampung yang berada di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Di Teluk Kiluan ini, anda dapat menyaksikan pemandangan lumba-lumba yang menari-nari di atas air laut yang jernih, serta tentunya hamparan pasir putih bersih di bibir pantainya.

Teluk Kiluan ini merupakan jalur migrasi dua jenis lumba-lumba, yaitu lumba-lumba mulut botol (Tursiops truncatus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris). Jumlah hewan menakjubkan tersebut yang melintas di teluk ini diperkirakan mencapai ribuan. Konon, jumlah lumba-lumba yang melintasi Teluk Kiluan adalah jumlah terbesar di dunia.

Teluk Kiluan banyak yang mengatakan sebagai destinasi wisata pantai di Lampung yang paling populer. Untuk mencapai ke lokasi, anda harus menempuh jarak sekitar 80 km dari Kota Bandar Lampung.

Panorama pantai yang indah dan tenang tersebut tidak hanya menarik wisatawan lokal tetapi juga dari wisatawan mancanegara. Beberapa wisatawan menyebutkan bahwa atraksi lumba-lumba di Teluk Kiluan Lampung lebih eksotis dibandingkan dengan atraksi lumba-lumba di Pantai Lovina, Bali dimana hanya terdapat satu jenis saja lumba-lumba yang melintas di sana. Atraksi lumba-lumba di teluk ini hampir dapat disaksikan setiap hari, tentunya dengan mengingat faktor cuaca. Tak perlu susah mencari lumba-lumba, sebab lumba-lumba ini biasanya akan mendekati perahu seolah ingin unjuk kebolehan dan menyambut kedatangan tamu dengan bersahabat.

Foto-foto di Teluk Kiluan Lampung


10. Pantai Tanjung Setia Lampung Ombak Terbaik Bagi   Peselancar 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEig3KmalpgYVeBkrE1bzCoQw02bEHKEf_UvbLK_PmEgiPh3TbIv3y70i_50Ig6jdu_JALhrLwdux547G5MVIHaRNazn9JntgwTY9zBckIbSuEeiwnrpUI1-v6NNWRgoycLbUNVfEOnV5gbd/s1600/surfing2.jpeg 
Pantai Tanjung Setia merupakan wisata pantai yang terletak di Desa Tanjung Setia, Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Untuk mencapai lokasi anda harus menempuh jarak sejauh 273 km atau sekitar 6-7 jam dari Kota Bandar Lampung.

Pantai Tanjung Setia disebut-sebut sebagai salah satu ombak terbaik di dunia oleh peselancar mancanegara. Dengan ombak yang besar dan sempurna dapat memanjakan para peselancar di pantai ini. Biasanya untuk mendapatkan ombak yang sempurna tersebut, dapat anda saksikan di bulan Juni sampai Agustus. Ombak di pantai ini yang bisa mencapai hingga ketinggian 6 hingga 7 meter dengan panjang mencapai 200 meter.

Di Pantai Tanjung Setia juga menawarkan lingkungan sekitar yang masih alami dan beberapa keindahan alam yang menakjubkan. Pasir putihnya halus dan terhampar di sepanjang pesisir pantai. Matahari terbenam yang sangat indah menawarkan atraksi menarik di samping gelombang menantang. Tepi Pantai Tanjung Setia juga dihiasi oleh rimbunnya pepohonan palem yang memberikan pemandangan indah dan suasana santai disaat menunggu ombak datang.

Selain para peselancar, di Pantai Tanjung Setia ini juga sangat cocok bagi para mancing  mania atau yang hobi memancing, karena di lepas pantai terdapat beberapa koleksi ikan seperti ikan blue marlin raksasa. Ikan ini dalam bahasa Lampung diberi nama Iwa Tuhuk. Ikan Blue Marlin raksasa di sini dapat mencapai berat antara 50 sampai 70 kilogram dan berukuran sampai 170 cm.

Mengingat keindahan pantai yang masih belum tersentuh dan lokasinya yang terpencil, membuat pantai ini disebut sebagai surga tersembunyi. Perairan dan  gelombangnya yang memanjakan dan menantang dikombinasikan dengan suasananya yang sepi menjadikan pantai ini sebagai tujuan wisata yang sempurna baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Foto-foto Pantai Tanjung Setia Lampung
 


Sebenarnya masih banyak tempat-tempat wisata menarik di Lampung yang belum kami sebutkan diatas. Bagi sebagian masyarakat di Lampung, pasti memiliki tempat wisata favoritnya masing-masing, baik itu wisata yang telah disebutkan diatas ataupun wisata yang belum kami sebutkan.

Mungikn itu saja informasi yang dapat kami sampaikan mengenai tempat-tempat wisata menarik dan paling populer di Lampung. Selamat berkunjung :)

Thanks.....!!!



 

 

 

 

           


 

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com

0 komentar:

Posting Komentar