Pengertian Dan Sejarah SEO
- Sejarah SEO: Kapan dan Bagaimana SEO Muncul dan Berkembang?
Pengertian SEO
Pengertian SEO atau Search Engine Optimization adalah suatu teknik untuk memaksimalkan suatu website agar lebih dikenal atau lebih mudah dibaca oleh search engine. Teknik SEO dilakukan melalui proses yang systematis artinya teknik seo harus mengikuti aturan-aturan yang berlaku pada suatu search engine tertentu yang menjadi rujukannya
2. Onpage Optimazation yaitu teknik melakukan optimasi dari dalam suatu website dengan jalan memodifikasi faktor-faktor tertentu dari bagian suatu website misalkan menentukan title, tag, content yang relevan dengan title dan lain-lain
3. Offpage Optimazation yaitu teknik optimasi yang dilakukan dari luar bagian website dengan tetap mengacu pada alogaritma search engine tertentu misalkan memperbanyak backlink yang berkualitas
Teknik SEO bagi kebanyakan orang bisa
terbilang sulit karena membutuhkan skill yang cukup dan tingkat
kesabaran yang tinggi sedangkan hasilnya tidak dapat dilihat secara
langsung. Selain itu metode search engine tertentu, untuk meng-index
hasil pencarian juga sering berubah. Oleh karena itu SEO dapat dikatakan
sangat dinamis karena metodenya berubah dari waktu ke waktu dan juga
SEO tidak dapat memberikan jaminan apakah website Anda akan muncul dalam
index pencarian teratas atau tidak
Pengertian SEO (Search Engine Optimization)
Kegiatan belajar, dimulai! Inilah pengertian SEO berdasarkan penjelasan di wikipedia,
Search engine optimization (SEO) is the process of affecting the visibility of a website or a web page in a search engine’s “natural” or un-paid (“organic”) search results. In general, the earlier (or higher ranked on the search results page), and more frequently a site appears in the search results list, the more visitors it will receive from the search engine’s users. SEO may target different kinds of search, including image search, local search, video search, academic search, news search and industry-specific vertical search engines.Kalau di indonesiakan kurang lebih begini:
Kita simak juga pengertian SEO/Search engine Optimization dari elearners di bawah ini.Search Engine Optimization (SEO) adalah sebuah proses mempengaruhi visibilitas website atau halaman web pada hasil pencarian mesin pencari secara natural atau organik (unpaid). secara umum, lebih tinggi peringkat pada hasil pencarian, maka semakin banyak peluang mendatangkan pengunjung yang datang untuk mencari informasi melalui mesin pencari. SEO juga dapat menargetkan berbagai jenis pencarian; gambar, video, berita, peta, dan lain-lain.
Getting your web pages listed for free on search engines like Google, Yahoo, MSN, Ask Jeeves. This does not include paid listings.Jadi pemahaman awal saya yaitu, bahwa SEO adalah sebuah proses. Proses apa? yaitu serangkaian proses dalam upaya untuk mempengaruhi otoritas mesin pencari agar memprioritaskan websitenya atau halaman websitenya dalam hasil pencarian secara natural, bukan berbayar (un-paid). Tentunya bukan sekedar terindex, tetapi optimasi tersebut diusahakan hingga berhasil menempatkan posisi website atau halaman di ranking pertama. Proses itu sendiri bertujuan menciptakan peluang lebih besar terhadap website atau halaman web untuk dikunjungi orang yang menggunakan search engine dalam mencari informasi tertentu. Agar pembelajaran SEO ini lebih lengkap, mari kita lihat penjelasan singkat mengenai “What is SEO/Search engine Optimization” dari SearchEngineLand.com sebagai salah satu resource dalam bidang SEO yang terpercaya.
Dari video tersebut saya belajar bahwa tidak sembarang website atau blog yang bisa menempati halaman pertama berdasarkan kata kunci tertentu. Mesin pencari sendiri memiliki sistem penilaian tertentu yang akan menentukan website mana atau halaman web mana yang layak berada di halaman satu. Oleh karena itu, SEO selalu bersandar pada cara kerja mesin pencari. Bagaimana mereka memposisikan website tertentu untuk kata kunci tertentu di halaman pertama. Ini juga merupakan point penting yang menunjukkan dalam cara belajar SEO saya. Beranjak dari hal itu, secara teknis SEO merupakan upaya optimasi halaman website agar relevan dengan algoritma search engine. Optimasi tersebut dilakuan pada website atau halaman website itu sendiri yang akrab disebut Onpage yang meliputi optimasi konten, html, dan lain-lain. Selain itu, optimasi dari luar juga tidak bisa dilepaskan dari aktifitas SEO, yaitu off page, sebagai upaya mengoptimasi website atau halaman atau kontent tertentu dari luar website tersebut.. Dan itu tentunya bukan pekerjaan yang mudah, karena algoritma mesin pencari tidak bisa dipetakan secara pasti, selain itu mesin pencari terus berupaya untuk menyempurnakan algoritmanya untuk menampilkan halaman website yang paling layak berada di halaman pertama untuk kata kunci tertentu. Hm, ini cukup menantang proses belajar SEO saya…
Belajar tentang Sejarah atau Asal Mula SEO
Menurut
paparan di wikipedia, upaya optimasi website untuk mempengaruhi
visibilitasnya di halaman search engine sudah dilakukan oleh webmaster
dan penyedia kontent sekitar pertengahan tahun 1990 an. Namun saat itu,
masih terbatas pada pengiriman alamat URL ke berbagai macam search engine. Hal ini dimaksudkan agar mesin pencari segera mengirimkan robot mereka yang bernama “Spider” untuk meng-crawl
halaman tersebut sehingga halaman website mereka akan mudah ditemukan
dan di index. Spider akan mendownload halaman yang mereka temukan ke
dalam server mereka kemudian robot keduanya “indexer” akan mengextrak
berbagai informasi termasuk kontent yang berisi kata-kata dan link
didalamnya. Setelah itu, mereka akan menjadwalkan kunjungan berikutnya
untuk melakukan kerja yang sama.
Banyak diantara webmaster yang kemudian mulai menyadari keunggulan yang didapat ketika berkesempatan berada di posisi atas halaman search engine. Belajar dari hal itu, studi berkelanjutan tentang cara optimasi (saat itu belum ada istilah Search Engine Optimization) mulai berkembang.
Berdasarkan Danny Sulivan, pada halaman forum searchenginewatch.com istilah “Search Engine Optimization” sendiri yang kemudian lebih akrab disebut SEO, mulai digunakan pada 26 Juli 1997. Dokumen pertama yang ditemukan menggunakan term “Search Engine Optimization” adalah pada pesan spam yang diposting di Usenet, Usenet itu sendiri merupakan sebuah sistem diskusi internet yang konon merupakan cikal bakal forum internet saat ini.
Awalnya algoritma mesin pencari hanya berdasarkan informasi yang disediakan webmaster berupa keyword meta tag pada kode HTML website mereka. Atau Index file seperti yang dilakukan ALIWEB sebagai mesin pencari generasi pertama yang dirilis pada bulan November 1993 setelah pendahulunya W3 Catalog pada 2 September 1993. Namun kemudian konsep sederhana tersebut banyak dimanipulasi oleh webmaster untuk meningkatkan posisi website mereka. Diantaranya dengan menyertakan banyak kata kunci yang tidak relevan dengan isi website. Hal tersebut tentunya akan merugikan mesin pencari yang kemudian berimbas pada para pencari. Menjawab permasalahan tersebut, dua orang mahasiswa pascasarjana di Stanford University, yang bernama Larry Page dan Sergey Brin, mengembangkan “BackRub” (cikal bakal Google), sebuah mesin pencari yang mengandalkan algoritma matematis untuk menilai keunggulan halaman web. Kalkulasi penilaian berdasarkan algoritma tersebut disebut, Pagerank, yang memperhitungkan fungsi kuantitas dan kualitas link.
PageRank estimates the likelihood that a given page will be reached by a web user who randomly surfs the web, and follows links from one page to another. In effect, this means that some links are stronger than others, as a higher PageRank page is more likely to be reached by the random surfer.Jadi, penilaian kelayakan search engine terhadap website tidak lagi hanya berdasarkan keyword meta tag atau index file seperti sebelumnya. Dengan berlakunya algoritma tersebut, hanya website yang memiliki banyak jaringan berkualitas yang akan menempati posisi teratas dalam hasil pencarian. Sepertinya, pada masa inilah “Pagerank” mulai didewakan.

















